Penyakit Faringitis Pada Anak Kecil

Penyakit Faringitis Pada Anak Kecil – Penyakit faringitis merupakan suatu keadaan yang jarang terjadi dan biasanya terjadi karena infeksi yang kronis pada bagian sinus,tonsil, atau adenoid. Walaupun penyakit faringitis kronis ini kadang tidak buktinya adanya suatu infeksi selain dari hipertrofi jaringan limfoid pada dinding faring posterior dan pada dasar lidah. Tipe dari keterlibatan kedua biasanya sering terjadi hada kepada anak yang tonsilnya suda diambil, dan dari beberapa anak ini bisa juga sudah terinfeksi dari sisa tonsilnya.

Penyakit Faringitis Pada Anak Kecil

Penyakit Faringitis Pada Anak Kecil

 Penyakit Faringitis

Gejala penyakit faringitis pada anak kecil yang bersifat kronis adanyam suau kemungkinan mengalami eksaserbasi akut yang terulang, dan pada masa intervalnya biasanya ada suatu keluhan yang dirasa tidak enak pada tenggorokan misalnya adalah tenggorokan yang mengalami iritasi dan juga rasa kering yang rasanya sangat mengganggu. Upaya yang biasanya dilakukan adalah dengan tujuan untuk memberishkan  tenggorokan dan juga membersihkan munculya dari batu iritatif yang lazim terjadi.

Penyebab dari penyakit faringitis pada anak kecil biasanya dimulai karena sakit flu yang lama. Flu yang lama ini biasanya ditandai juga dengan pertahanan daya tahan  tubuh yang melemah semakin lama dan membuat anak menjadi rentan terserang radang tenggorokan. Biasanya virus yang menyerang bernama virus coxsackie. Dan faringitis ini akan terjadi kurang lebihnya selama 3-10 hari.

Penyakit faringitis pada anak kecil bisa juga disebabkan karena terjadinya infeksi bakteri dan infeksi jamur. Bakteri yang menyebabkan penyakit fariingitis pada anak ini adalah stretokokus. Makanan juga bisa menjadi penyebab dari terjadinya penyakit faringitis ini.

Gejala yang ditunjukkan dari penyakit faringitis pada anak adalah batuk yang terjadi lama dan juga lebih sering, rasa demam, suara yang serak. Gejala lainnya adalah penyakit asma biasanya masalah asma terjadi oleh mereka yang masih anak-anak, batuk berdarah, kelenjar getah bening yang membengkak yang terjadi pada bagian bawah, dada, dan juga tenggorokan. Bagian laring akan mengalami pembengkakan, sering mengeluarkan air liur, susah menelan, rasa sakit yang ada pada tenggorokan dan juga penyakit flu dan kedinginan.

Klasifikasi Penyakit Faringitis

Klasifikasi dari penyakit faringitis terbagi menjadi dua, yakni adalah :

  1. Faringitis akut
    Faringitis akut merupakan salah satu bentuk peradangan pada tenggorokan yang diakibatkan karena serangan virus atau juga bakteri jenis streptokus grup A dengan gejala seperti mukosa atau juga tonsil yang warnanya merah, malaise, sakit tenggorokan dan juga disertai dengan adanya demam. Namun penyakit faringitis ini biasanya terjadi masih baru dan belum berlangsung dengan lama.
  2. Faringitis Kronis
    Faringitis kronis merupakan salah satu bentuk radang tenggorokan yang terjadi dalam wajtu yang lama dan biasanya disertai dengan gejala seperti sakit saat menelan, ada sesuatu yang mengganjal di dalam tenggorokan. Penyakit faringitis kronis ini lebih sering dialami oleh orang dewasa yang bekerja di lingkungan yang berdebu, menggunakan suara dengan berlebihan dan mengalami masalah batu kronik yakni suatu kebiasaan dalam mengonsumsi alcohol atau juga tembakau. Kasus penyakit faringitis kronik terbagi menjadi 3 yakni adalah : faringitis hipertrofi yang biasanya ditandai dengan terjadinya penebalan umum dan juga kongesti pada membrane mukosa. Fariingitis artrotfi yang merupakan salah satu bentuk lanjut darin faringitis hipertrofi atau membrane tipis, keputihan dan licin serta pada waktunya aakn berkerut. Faringitis granular kroni yang terjadi menimbulkan gejala seperti pembengkakan pada folikel limfe di dinding faring.

Infeksi yang terjadi pada penyakit faringitis adalah infeksi radang tenggorokan yang disebabkan dari 3 sumber yakni adalah berasal dari kesehatan mulut dan gigi, amandel yang merupakan salah satu sumber infeksi dan penyakit sinusitis. Kurangnya kesehatan dan kebersihan mulut, khususnya adalah dibagian gigi akan menyebabkan terjadinya radang tenggorokan. Gigi yang mengalami pembusukan dan sakit gigi bberlubang bisa menjadi salah satu tempat untuk bakteri berkumpul. Kemudian bakteri ini yang selanjutnya masuk ke dalam tenggorokan dan pada akhirnya menyebabkan terjadinya infeksi. Untuk mencegah hal ini terjadi, maka Anda harus lebih rajin dalam menjaga kebersihajn mulut dan juga gigi. Jika ada bagian gigi yang berlubang dan mengalami pembusukan, maka harus segera ditangi misalnya adalah dnegan mencabutnya atau menambalnya.

Selain itu, infeksi yang terjadi pada amandel juga bisa mengakibatkan dari terjadinya penyakit radang tenggorokan. Dan sebenarnya amandel sangat berfungsi pada anak usia 4-10 tahun karena amandel merupakan salah satu organ tubuh yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Dan paling utama adalah bagian pernapasan atas Anda. Amandel yang tidak bisa berfungsi dengan baik akan menjadi salah satu tempat dari berkumpulnya bakteri sehingga akan mengakibatkan terjadinya radang tenggorokan. Kemudian sumber yang ketiga dari penyakit faringitis adalah karena sinusitis.

Obat Faringitis

Obat faringitis yang bisa diberikan pada penderita adalah obat faringitis jenis antibiotic pada 1-2 hari pertama. Obat antibiotic seperti pemberian Penicilin yang bisa digantian dengan menggunakan arythromycin, tetrasiklin, cephalosporin yang digunakan paling tidak selama 10 hari walapun sign and symptoms sudah berkurang paling tidak 5-7 hari. Obat faringitis jenis anti piuretik dan analgesic seperti pemberian aspirin dan juga acetaminophen dan codein sulfate. Pemberian obat faringitis dalam bentuk oral hygiene, oth care, and liquid intake 2500 mL/day untuk membantu membersikan rasa segar, mencegah terjadinya kekeringan dan juga bibir pecah-pecah.

Penyakit Faringitis Pada Anak Kecil

Posted in Obat Faringitis | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Faringitis Herbal

Obat Faringitis Herbal – Faringitis adalah infeksi (virus atau bakteri) dan inflamasi pada faring. Tanda penting untuk semua faringitis adalah eritema yang dapat terjadi secara eksklusif pada faring posterior atau dapat meluas ke uvula, palutan molle dan arkus tonsilatis. Beberapa kasus termasuk eksudat purulen. Bakteri seperti streptokokus lebih tepat untuk menghasilkan eksudat daripada virus, tetapi eksudat tidak cukup sensitif maupun spesifik sebagai pembela antaa kedua kelompok patogen. Jika ditemukan membran pada palatum dan faring, pertimbangkan difteri dan dapatkan pertolongan ahli segera.

 Obat Faringitis Herbal

Obat Faringitis Herbal

Penyakit Faringitis

Faringitis adalah radang pada faring yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus tertentu. Faringitis dapat terjadi karena terlalu banyak merokok. Tanda-tanda faringitis ini adalah adanya rasa sakit jika menelan dan kerongkongan terasa kering sekali. Bakteri dan infeksi yang menyebabkan terjadinya faringitis adalah streptococcus β-hemolitikus grup A yang potensial menyebabkan komplikasi seperti demam rematik atau glomerulonefritis akut.

Manifestasi faringitis yang disebabkan virus umunnya ringan dan beberapa gejala faringitis yang disebabkan virus adalah :

  1. Gejala-gejala mencakup sakit tenggorokan, demam dan malaise umum
  2. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya eritema pada faring dan arkus palatum serta adenopati regional

Manifestasi faringitis yang disebabkan oleh bakteri yang menunjukkan gejala seperti :

  1. Sakit tenggorokan yang parah, demam tinggi dan letargi
  2. Pada pemeriksaan, faring berwarna merah. Amandel palatum membesar dan terdapat tanda eritema dan mungkin memiliki eksudat berwarna putih. Petekie dapat terlihat di palatum.
  3. Jika faringitis dialami anak biasanya terlihat sakit dan mungkin memiliki kesulitan menelan
  4. Manifestasi lain antara lain sakit kepala dan nyeri abdomen.

Penularan Faringitis

Penularan yang terjadi pada penyakit faringitis atau radang amandel ini bisa terjadi lewat droplet. Kuman yang menyaring lapisan epitel kemudian epitel mengalami pengikisan maka jaringan limfoid superficial yang bisa bereaksi akan terjadi dan mengalami suatu pembendungan radang dengan infiltrasi leukosit polimorfonuklear. Untuk stadium awal akan terdapat suatu hiperemi, kemudian oedem dan sekresi mengalami peningkatan. Setelah itu eksudat mula-mula serosa namun akan menjadi semakin menebal dan semakin lebih kering serta bisa melekat dan menempel pada dinding faring. Dengan hiperemi, pembuluh darah pada dinding faring lama kelamaan akan melebar. Dan setelah itu akan membentuk suatu sumbatan dengan warna kuning, putih atau juga warna seperti abu-abu yang terdapat pada foliel dan juga pada jaringan limfoid. Nampak bahwa folikel limfoid dan juga bercak yang ada pada dinding faring posterior atau letaknya yang lebih kea rah lateral akan menjadi semakin meradang dan mengalami pembengkakan sehingga muncul peradangan pada tenggorok atau pada faringitis.

Gejala Faringitis

Gejala awal yang muncul pada penyakit faringitis adalah penderita akan merasakan kering serta gatal pada tenggorokannya. Setelah itu penderita akan mengalami keluhan sakit kepala yang dianggap sebagai salah satu bentuk keluhan yang biasa. Selain itu, suhu badan akan mengalami peningkatan, esksudat dibagian faring akan semakin menebal. Eksudat inilah yang lama-kelamaan akan menjadi susah untuk dikeluarkan, dengan suara yang parah dan usaha untuk mengeluarkan dahak dari dalam kerongkongan dan batuk. Dan keparauan yang terjadi ini sering merupakan salah satu bentuk dari proses peradangan yang bisa mengenai laring. Kemudian akan diikuti oleh terjadinya demam panas, sakit kepala, pemengkakan dan kelenjar getah bening di leher yang mengalami pembesaran. Penyakit faringitis ini menyerang anak-anak yang berusia antara 4-11 tahun.

Kemudian gejala selanjutnya adalah dinding faring yang berwarna kemerahan dan lama kelamaan akan menjadi kering. Gambaran yang terjadi seperti kaca dan juga dilapisi dengan sekresi mucus, selain itu jaringan limfoid pun akan Nampak menjadi merah dan mengalami pembengkakan.

Karakteristik dari penyakit faringitis adalah :

  1. Demam yang terjadi secara tiba-tiba
  2. Nyeri atau sakit tenggorokan
  3. Nyeri saat menelan
  4. Adenopati servikal
  5. Malaise
  6. Mual dan muntah

Faring, palatum, tonsil dengan warna yang kemerahan dan Nampak adanya suatu pembengkakan. Eksudat yang purulent kemungkinan menyertai adanya suatu peradangan. Serta gambaran dari leukositosis dengan dominasi neutrophil yang akan dijumpai. Khususnya untuk penyakit faringitis yang disebabkan oleh bakteri nstreptococus gejala yang biasa menyertainya berupa demam terjadi dengan tiba-tiba yang disertai dengan sakit tenggorokan, tonsillitis eksudatif, adenopati servikal anterioir, sakit kepala, serta nyeri pada abdomen, muntah, malaise dan rash atau urtikaria.

Pengobatan Faringitis

Pengobatan faringitis umumnya sama dengan pengobatan pada radang tenggorokan yakni pemberian antibiotikan. Namun pengobatan faringitis lainnya juga dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi Obat Faringitis Herbal, seperti :

  • Obat Faringitis Herbal  1
    30 gr umbi bidara upas, 2 buah mengkudu. Cuci bersih bahan dan buat dalam bentuk jus. Gunakan airnya untuk kumur di tenggorokan, lalu telan.
  • Obat Faringitis Herbal 2
    15 gr daun saga. Cuci bersih bahan. Rebus dengan 400 cc air, masak hingga air tersisa 200 cc. Kemudian minum setelah dingin. Minum 2 kali sehari, sekali minum cukup 100 ml.
  • Obat Faringitis Herbal 3
    25 gr kencur. Cuci bersih bahan dan kunyah kencur. Telan airnya dan buang ampasnya.
  • Obat Faringitis Herbal 4
    200 gr buah stroberi, 1 jeruk nipis yang diambil airnya dan 1 sendok makan madu. Cuci bersih stroberi dan dibuat dalam bentuk jus. Minum airnya.

 Obat Faringitis Herbal

Posted in Obat Faringitis | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Obat Faringitis Kronis

Obat Faringitis Kronis – Faringitis kronis jarang dan terjadi akibat infeksi krronis pada sinus, adenoid, atau tonsil walaupun kadang-kadang tidak ada bukti adanya infeksi selain dari hipertrofi jaringan limfoid pada dinding faring posterior dan pada dasar lidah. Tipe keterlibatan kedua sering terjadi hanya pada anak yang tonsilnya telah diambil, beberapa dari anak ini dapat juga telah terinfeksi dari sisa tonsilnya.

 Obat Faringitis Kronis

Obat Faringitis Kronis

Manifestasi klinis Faringitis Kronis

Ada kemungkinan mengalami eksaserbasi akut berulang pada masa intervalnya terdapat keluhan rasa tidak enak pada tenggorokan seperti rasa kering dan iritasi yang menjengkelkan. Upaya yang sering untuk membersihkan tenggorok dan munculnya batuk iriatif lazim. Membrana mukosa biasanya meradang, walaupun kadang-kadang pucat, dan pembuluh darah menonjol. Dinding faring seringkalo ditutupo dengan sekresi mukopurulen dan jaringan limfoid sering hipertrofi dan mempunyai gambaran berkerut.

Infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan akut adalah salah satu jenis penyakit yang menyerang bagian saluran pernapasan dan paling utama adalah bagian paru-paru termasuk beberapa diantaranya adalah penyakit tenggorokan, dan sakit telinga. Penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang bagi menjadi 3 klasifikasi yakni adalah infeksi saluran pernapasan akut berat atau penyakit pneumonia berat yang ditandai dengan adanya suatu tarikan pada dinding dada bagian bawah masuk ke dalam saat sedang insipirasi, infeksi saluran pernapasan akut sedang atau pneumonia yang ditandai dengan frekuensi dari pernapasan yang cepat yank dibawah 1 tahun yang terjadi 50 kali dalam 1 menit dan lebih cepat di usia 1-4 tahun 40 kali dalam semenit atau juga lebih. Sedangkan infeksi yang terjadi pada saluran napas akut ringan bukan kasus penyakit pneumonia yang ditandai dengan penyakit batuk pilek tanpa adanya nafase cepat atau tanpa adanya tarikan pada dinding dada.

Klasifikasi Penyakit Faringitis

Dan secara umum, jenis penyakit faringitis terbagi beberapa klasifikasi, yaknia dalah :

  1. Faringitis akut
    Faringitis akut biasanya ditandei secara klinis dengan adanya sakit tenggorokan, bau mulut, nyeri saat menelan makanan, kadang juga disertai dengan sakit telinga, dan mengalami demam tinggi.
  2. Faringitis kronis
    Faringitis kronis biasanya ditandai dengan gejala sakit tenggorokan. Nyeri atau sakit tenggorokan juga biasanya terjadi lebih ringan dibandingkan oleh nyeri yang berhubungan dengan infeksi yang sudah dijelaskan diatas. Bisa ditemukan gatal dan juga batuk berdahak. Dinding faring posterior dengan warna kemerahan dan juga seringkali mempunyai gambaran pada cobblestone atau batu keriil karena hipertrofi limfoid. Selain itu, infeksi pada saluran napas atas digolongkan ke dalam penyakit yang bukan pneumonia beberapa diantaranya adalah seperti penyakit rhinitis dan faringitis.

Penyebab dari infeksi radang tenggorokan atau penyakit faringitis dengan gejala dalam bentuk rasa sakit yang muncul pada bagian tadi, susah menelan, sesak nafas, batuk dan mengalami demam. Ada saatnya terjadi suatu pembengkakan dibagian leher, dan penyebabnya adalah infeksi, iritasi serta alergi. Paling tidak sekitar 10% kasus yang terjadi akibat bakteri pada penyakit faringitis adalah bakteri Streptokokus. Gejala yang muncul adalah sakit tenggorokan dengan warna tenggorokan merah daging dan tonsil atau amandel yang mengeluarkan cairan. Untuk menegakkan diagnosis bakteri ini yang menjadi penyebab pasti dari penyakit faringitis adalah dengan cara melakukan usap tenggorokan untuk setelah itu di kultur serta dilakukan pemeriksaan darah.

Salah satu hal yang bisa mencegah terjadinya penyakit faringitis pada anak adalah selain dengan memperhatikan kesehatan mereka namun Anda juga harus memperhatikan gizi dan nutrisi yang diasup. Gizi adalah salah satu hal yang menjadi factor sangat penting dalam membantu menentika tingkat kesehatan seseorang. Adanya suatu hubungan yang erat antara kaitan dari tingkat keadaan gizi dengan mengonsumsi makanan. Tingkat dari keadaan suatu gizi yang optimal biasanya akan tercapai jika mengonsumsi gizi makanan untuk seseorag yang tidak seimbang dengan kecukupan di dalam tubuh mereka.

Pengobatan Faringitis

Pengobatan ini harus diarahkan ke arah setipa ganggun dalam sinus, hidung (deformitas), adenoid, dan tonsil. Perhatian juga harus diberikan pada nutrisi umum dan higiene anak. Dan berdasarkan dari perhitungan gejala, mencegah terjadinya pemajanan pada iritan, serta memperbaiki setiap gangguan yang terjadi pada saluran napas atas, paru atau juga jantung yang kemungkinan bisa menyebabkan terjadinya masalah batuk kronik. Pemberian obat faringitis kronis yang menimbulkan gejala kongesti nasal bisa dihilangkan dengan obat faringitis kronis seperti sprei nasal atau jenis obat-obatan yang mengandung kandungan epinefrin sulfat atai Afrin atau juga fenilefrin hidroklorida. Jika ada suatu riawayat kesehatan pada penyakit alergi, salah satu obat faringitis akut medikasi dekongestan antihistamin seperti jenis Drixaroll atau Dimentapp, dan diminum paling tidak 4-6 jam. Malaise yang secara efektif bisa diberikan jenis obat faringitis kronis seperti aspirin dan asetaminofen.

Untuk kebanyakan kasus, penyakit faringitis bisa sembuh dengan sendirinya. Radang tenggorokan akibat virus bisa sembuh setelah 2 minggu. Dan yang paling dibutuhkan adalah kesabaran serta pengawasan dari orang tua kepada anak. Sebaiknya bawalah anak Anda ke dokter jika Anda melihat gejala yang dialami anak malah semakin berat. Karena hamper semua penyakit faringitis disebabkan oleh serangan infeksi virus, maka obat antibiotic biasnaya tidak digunakan. Infeksi akibat virus sama sekali tidak bisa disembuhkan hanya dengan pemberian obat antibiotic.

 Obat Faringitis Kronis

Posted in Obat Faringitis | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Faringitis

Pengobatan Faringitis – Faringitis atau suatu penyakit peradangan yang terjadi pada tenggorokan. Faringitis disebabkan oleh virus maupun bakteri. Namun , kebanyakan faringitis terjadi akibat virus, dan jenis virus seperti common cold, flu, adenovirus, mononukleosis atau HIV.

Penyebab Faringitis

Sedangkan bakteri yang menyebabkan faringitis adalah streptokokus grup A, korinebakterium, arkanobakterium, neisseria gonorrhoeae atau chlamydia pneumoniae. Untuk memastikannya dapat dilakukan diagnosa yang dapat dipelajari melalui gejala dan hasil pemeriksaan fisik sementara. Jika hasil diduga suatu strep throat dapat dilakukan pemeriksaan terhadap apus tenggorokan.

Pengobatan Faringitis

Pengobatan Faringitis

Dalam pengobatan faringitis dapat diberikan obat faringitis untuk mengurangi nyeri tenggorokan diberikan obat faringitis pereda nyeri (analgetik), obat hisap atau kumur dengan menggunakan larutan garam dan air hangat. Namun, jika faringitis melanda anak-anak dan remaja sebaiknya pemberian obat analgetik in harus menggunakan resep dokter karena dapat menyebabkan sindroma Reye.

Jika faringitis ini disebabkan oleh bakteri dapat diberikan obat antibiotik, seperti :

  • Golongan Penisilin : penicillin, amoxicillin, Oxacillin, Dicloxacillin, Nafcillin, Amoxicillin-clavulanate, Piperacillin-tazobactam, Ampicillin-sulbactam
  • Golongan sefalosporin : Cephalexin, Cefazolin, Ceftriaxone, Cefuroxine, Cefadroxil, Cefepime, Ceftazidine, Ceftaroline.
  • Golongan lain : Clindamycin, Vancomycin, Daptomycin, eritromycin, gentamicin, tobaranycin

Pemeriksaan Faringitis

Pemeriksaan yang dilakukan pada penyakit faringitis adalah kultur swab. Kultur swab pada tenggorokan yang merupakan salah satu tes gold standar. Dan jenis pemeriksaan ini biasanya sering dilakukan. Namun, kemudian pemeriksaan ini tidak bisa membedakan antara fase infektif dan kolonisasi dan juga membutuhkan waktu paling tidak selama 24-48 jam untuk bisa mendapatkan hasil yang baik lagi.

Tes yang dilakukan adalah :

  1. Tes infeksi jamur dengan menggunakan slide dengan pewarnaan KOH
  2. Tes MOnospot, tes yang dilakukan pada angtibodi heterofil. Tes ini biasanya digunakan untuk mengetahui dari adanya mononucleosis dan juga bisa mendeteksi suatu penyakit dalam waktu 5 hari hingga mencapai 3 minggu setelah infeks terjadi.
  3. Tes deteksi antigen yang cepat: tes ini biasanya mempunyai spesifisitas yang tinggi namun tingkat sensitivitasnya yang masih terbilang rendah
  4. Heterophile agglutination assay

Penalataksanaan dari penyakti faringitis ini dilakukan dengan pemberian obat faringitis seperti ;

  1. Penicilin bezathine yang biasanya diberikan secara IM dengan dosis tunggal
  2. Penicillin yang biasanya diberikan secara oral
  3. Eritromisin
  4. Penicilin profilaksis, yakni seperti penicillin benzathine G, yang diindikasikan pada pasien dengan kasus resiko demam rematik yang teerjadi secara berulang.

Sedangkan jika penyebab faringitis adalah akibat serangan infeksi virus, maka pengobatan faringitis yang ddilakukan untuk mengobatinya kecuali untuk penyebab dari virus influenza dan HSV.

Beberapa jenis obat faringitis yang bisa digunakan adalah seperti :

  1. Amantadine
  2. Rimantadine
  3. Oseltamivir
  4. Zanamivir yang bisa digunakan untuk kasus penyebab dari virus influenza A dan B
  5. Asiklovir yang digunakan untuk penyebab dari HSV.

Komplikasi Faringitis

Komplikasi yang terjadi akibat dari penyakit faringitis ini adalah ;

  1. Demam scarlet
    Demam scarlet biasanya ditandai dengan demam serta bintik kemerahan
  2. Demam rematik
    Demam rematik yang bisa menimbulkan suatu peradangan atau kerusakan dibagian klep atau katup jantung. Pada negar yang mengalami perkembangan sekitar 20 juta orang yang mengalami masalah demam rematik akut yang bisa menyebabkan terjadinya kematian. Demam rematik adalah salah satu bentuk kompikasi yang biasanya paling sering terjadi pada kasus fariingitis.
  3. Glomerulonefritis
    Komplikasi yang terjadi dalam bentuk glomerulonephritis akut adalah salah satu bentuk respon infalamasi pada protein M spesifi. Kompleks yang antigen dari antibody yang terbentuk kemudian berakumulasi pada glomerulus ginjal yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya glomerulonephritis ini.
  4. Abses peritonsilar yang biasanya disertai dengan nyeri pada bagian faringeal, disfagia, demam dan juga mengalami dehidrasi.
  5. Shock

Pencegahan Faringitis

Selain melakukan pengobatan faringitis dan pemberian obat faringitis, sebaiknya lakukanlah pencegahan untuk menghindari terjadinya penyakit faringitis atau sakit tenggorokan seperti :

  1. Menghindari penggunaan dari alat makan bersama dengan pasien yang mengalami fariingitis yang mempunyai demam, flu atau juga mononucleosis
  2. Mencuci tangan dengan cara yang teratur
  3. Sebaiknya jangan merokok, kurangilah pajanan terhadap asap rokok
  4. Gunakanlah pelenbab ruangan jika ruangan memang kering.

Penyakit faringitis bisa terjadi pada semua umur dan tidak bergantung dari jenis kelamin, namun frekuensi yang paling tinggi lebih sering terjadi pada anak-anak. Penyakit faringitis akut biasanya juga jarang ditemukan untuk anak-anak yang berusia dibawah 1 tahun. Insedensi yang mengalami peningkatan dan bisa mencapai puncaknya diusia sekitar 4- tahun, namun tetap berlanjut sepanjang akhir dari masa anak-anak dan juga kehidupan dewasa. Kematian yang terjadi akibat radang tenggorokan frekuensinya jarang terjadi, namun bisa terjadi sebagai salah satu hasil dari komplikasi penyakit faringitis ini.

Pengaruh pada daya tahan tubuh sangat penting apalagi dalam hal mencegah terjadinya infeksi olah akibat virus serta bakteri. Dan hasil dari penelitian yang diketahui bahwa streptokokus adalah salah satu jenis bakteri yang biasanya paling sering menyebabkan terjadinya penyakit faringitis. Penyakit faringitis akibat streptokokus membutuhkan perhatian yang lebih serius. Dan beberapa komplikasi yang biasanya sering muncul saat terjadinya infeksi pada streptokokus dan paling khusus terjadi pada streptokokus beta-hemolitikum grup A/GAS.

itulah informasi mengenai penyakit faringitis, klasifikasi faringitis, pengobatan faringitis dan obat faringitis. Semoga informasi mengenai penyakit seputar faringitis ini berguna dan bermanfaat untuk Anda semua yang membacanya.

Pengobatan Faringitis

Posted in Obat Faringitis | Tagged , , , , , , | Comments Off

Gejala dari Faringitis

Gejala dari Faringitis – Faringitis merupakan peradangan pada faring sehingga timbul rasa nyeri pada waktu menelan makanan ataupun kerongkongan terasa kering. Gangguan ini disebabkan oleh infeksi bakteri aau virus dan dapat juga disebabkan terlalu banyak merokok.

Gejala dari Faringitis

Gejala dari Faringitis

Gejala Faringitis

Gejala dari Faringitis yang umum ini dapat dikenali dengan beberapa ciri berikut ini :

1. Manifestasi faringitis virus umumnya ringan, gejala berupa :

– Gejala dari Faringitis mencakup sakit tenggorokan, demam dan malaise umum
– Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya eritema pada faring dan arkus palatum, seta adenopati regional.

2. Manifestasi faringitis bakteri, antara lain :

– Gejala dari Faringitis seperti sakit tenggorokan yang parah, demam tinggi, dan letargi
– Pada pemeriksaan, faring berwarna merah. Tonsil palatum membesar dan terdapat  tanda eritema dan mungkin memiliki eksudat berwarna putih. Petekie dapat terlihat di palatum.

Faringitis sangat sering terjadi pada kelompok usia 4 dan 7 tahun terkadang tak sedikit pula terjadi pada orang dewasa. Penyebab radang tenggorokan yang paling sering terjadi adalah infeksi virus dan infeksi bakteri streptococcus hemolitikus-β  grup A. Tenggorokan strep klasik diperjelas dengan tonsil besar merah terang dan faring merah, eksudat tonsil kekuningan, petekia di palatum posterior dan bau napas busuk. Terdapat demam dan limfonodus servikal anterior yang membesar dan nyeri tertekan. Secara klinis sulit membedakan antara infeksi tenggorokan karena strep dan faringitis virus adalah bahwa infeksi virus dapat disertai dengan semua tanda dan gejala yang tersebut di atas yang secara klasik ditemukan pada infeksi sekunder karena strep dapat terjadi tanpa banyak tanda atau gejala ini.

Penyakit Faringitis Akut

Penyakit faringitis akut adalah salah satu hal yang terjadi secara umum dan terjadi di seluruh dunia. Pada iklim dingin, paling umum biasanya terjadi di musim gugur, dan selama musim dingin atau juga musim semi. Di Indonesia sendiri umumnya penyakit radang tenggorokan ini terjadi pada saat pancaroba dan juga selama musim hujan terjadi. Penyakit faringitis akut adalah salah satu keluhan umum pasien saat melakukan pemeriksaan ke dokter. Dan diperkirakan pada tiap tahunnya di Negara Amerika Serikat sekitar lebih dari 15 juta pasien yang mengunjungi dokter dengan keluhan penyakit radang tenggorokan.

Kasus penyakit radang tenggorokan akut biasanya lebih sering menyerang anak-anak yang berusia diantara 1-10 tahun sebanyak 50 penderita (60,98%) dan juga jenis kelaminnya adalah laki-laki 51 orang (62,20%), dan pemberian obat faringitis jenis obat antibiotika yang paling sering digunakan adalah jenis obat antibiotic  amoksisilin dengan frekuensi pemberiannya adalah 3 kali sehari sebanyak 67 kasus atau sekitar 81.70% yang lama pemberiannya diberikan paling tidak selama 7 hari sebanyak 42 kasus (51,22%) dan semuanya ini diberikan secara oral. Data tadi terletak diatas hasil dari penelitian WHO yang berkisar diantara 22,70% kasus dan juga di Indonesia kasusnya terjadi 43% kasus yang bisa berikan obat faringitis jenis antibiotia amoksisilin pada kasus penyakit faringitis akut.

Penyakit Faringitis Kronis

Sedangkan pada penyakit faringitis kronis, seringkali biasanya membuat penderita menjadi resah akibat dari gejala yang muncul misalnya adalah seperti rasa mengganjal dan rasa yang tidak enak pada tenggorokan, tenggorokan yang berlendir dan juga terasa kering. Selain itu, gejala tadi pastinya sangat mengganggu pendnerita bahkan bisa menyebabkan terjadinya penurunan energy atau semangat dan produktivitas dari belajar atau kerja si penderita. Factor dari penyakit infeksi, alergi serta iritasi kronik yang terjadi yang bisa mempengaruhi terjadinya faringitis kronik. Keadaan yang seperti mengonsumsi jenis makanan yang pedas dan minum minuman yang dingin dengan berkala bisa menyebabkan terjadinya iritasi mukosa faring dan juga esophagus yang bisa meningkatkan terjadinya suatu inflamasi atau peradangan kronik. Selain itu, keseluruhan dari jumlah contoh dalam penelitian yang dilakukan ini adalah sekitar 80 orang dengan rinciannya 40 orang kasus dan 40 orang control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit faringitis kronis tidak ada hubungannya dengan mengonsumsi makanan yang asin.

Dan hasil ini juga berhubungan dengan kepustakaan bahwa dengan mengonsumsi larutan garam yang hangat akan membantu meredakan gejala dari sakit tenggorokan. Dan hasil dari penelitian menjadi tidak berarti kemungkinan disebabkan karena adanya jumlah kelmpokm kasus serya control yang mengonsumsi makanan asin hampri sama atau juga terdapat factor yang lainnya yang sangat berpengaruh.

Dan berdasarkan penelitian yang dilakukan, bahwa penyebab dari faringitis kronis yang berhubungan langsung adalah akibat dari mengonsumsi minuman yang dingin. Orang yang sering mengonsumsi minuman dingin akan mempunyai resiko paling tidak sebesar 3,095 kali lebih besar dibandingkan orang yang jarang minum-minuman dingin. Terdapat hubungan antara penyakit faringitis kroni dengan riwayat dari mengonsumsi minuman yang ekstrim dengan suhu yang dingin. Dan simpulan yang selanjutnya adalah tidak adanya suatu hubungan yang berarti antara dari faringitis kronik dengan riwayat dari makanan yang ekstrim secara rasa seperti misalnya adalah makanan pedas, makanan yang manis, makanan asin, makanan asak dan juga makanan yang diberikan penyedap rasa, serta minuman ekstrim lainnya yakni adalah makanan yang panas.

Oleh sebab itulah, perlunya menerapkan pola makan yang baik untuk mencegah dari terjadinya penyakit faringitis atau penyakit radang tenggorokan merupakan salah satu hal yang sangat penting.

Gejala dari Faringitis

Posted in Obat Faringitis | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Faringitis

Faringitis adalah radang pada faring yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus tertentu. Faringitis dapat terjadi karena terlalu banyak merokok. Tanda-tanda penyakit ini adalah adanya rasa sakit jika menelan dan kerongkongan terasa kering sekali, serta sakit tenggorokan.

Penyakit Faringitis

Faringitis termasuk gangguan infeksi saluran pernapasan bagian atas mencakup nasofaringitis, faringitis dan tonsilitis.

  • Nasofaringitis, disebut juga sebagai flu biasa adalah infeksi virus pada hidung dan tenggorok.
  • Faringitis adalah infeksi (virus atau bakteri) dan inflamasi pada faring.
  • Tonsilitis adalah infeksi (virus atau bakteri) dan inflamasi pada tonsil.

Inflamasi saluran pernapasan bagian atas, nasofaringitis merupakan penyakit paling sering terjadi pada bayi dan anak-anak. Nasofaringitis tidak umum terjadi pada bayi sebelum usia 1 tahun, insidensi faringitis meningkat antara usia 4 dan 7 tahun. Sedangkan tonsilitis meningkat pada anak-anak usia sekolah

Faringitis

Faringitis

Etiologi Penyakit Faringitis

  1. Nasofaringitis disebabkan oleh virus. Virus yang sering menyebabkan infeksi antara lain rhinovirus, coxsackievirus, RSX, adeno-associatedvirus, serta virus influenza dan parainfluenza.
  2. Faringitis dan tonsilitis dapat berasal dari virus atau bakteri. Organisme yang paling banyak dikaitkan dengan infeksi bakteri adalah streptococcus  β-hemolitikus grup A yang potensial menyebabkan komplikasi seperti demam rematik atau glomerulonefritis akut.

Penyakit faringitis akut adalah salah satu bentuk klasifikasi dari penyakit faringitis. Penyakit faringitis akut merupakan suatu peradangan pada tenggorokan yang terjadi mendadak dan tiba-tiba serta cepat memberat. Selain itu, faringitis akut dan juga masalah tonsillitis akut yang sering ditemukan bersamaan dan bisa menyerang ke semua usia. Penyakit faringitis akut bisa diakibatkan karena viral, bakteri, fungal serta penyakit gonore. Penyebab radang tenggorokan atau penyakit faringitis ini adalah akibat dari kuman golongan Streptokokus Beta hemolitikus, Streptokokus virdians dan streptokokus piogenes. Selain itu penyakit ini juga bisa diakibatkan karena terjadinya infeksi pada virus misalnya adalah akibat virus influenza dan juga adenovorus. Penyakit faringitis akut bisa menular lewat kontak dari secret hidung dan juga ludah yang berasal dari orang yang menderita penyakit faringitis

Pada penyakit faringitis yang disebabkan karena infeksi, bakteri atau juga akibat dari virus yang terjadi secara langsung dan bisa menginvansi mukosa pada faring yang bisa menyebabkan respon pada inflamasi local. Kuman yang menginfiltrasi lapisan epitel, dan jika epitel ini terkikis maka jaringan limfoid dari superfisial bisa bereaksi, akan terjadi suatu pembendungan pada radang dengan infiltrasi leukosit polimorfonuklear. Pada stadium awal, biasanya gejala yang terjadi adalah hiperemi, dan kemudian bentuk edema serta sekresi yang mengalami peningkatan. Setelah itu eksudat juga mula-mula serosa namun menjadi semakin menebal dan setelah itu cenderung lebih kering dan kemudian bisa melekat pada bagian dinding faring. Dengan lewat hiperemi, pembuluh darah yang terjadi pada dinding faring kemudian akan mengalami pelebaran. Bentuk sumbatan yang warnanya kuning, putih serta abu-abu yang terdapat di daam folikel dan juga jaringan limfoid. Kemudian akan Nampak terlihat bahwa folikel dari limfoid dan juga bercak-bercak yang terjadi pada dinding faring posterior, atau juga terletak lebih pada ke arah lateral, yang menjadi semakin meradang dan mengalami suatu pembengkakan. Virus yang menjadi penyebab misalnya adalah seperti Rhinovirus dan Coronavirus yang bisa mengakibatkan terjadinya iritasi sekunder dibagian mukosa faring akibat dari sekresi nasal.

Selain itu, infeksi streptococcal yang mempunyai karakteristik yang khusus dari invasi local dan juga terjadinya pelepasan extracellular toxins dan juga protease yang bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan dibagian jaringan yang sangat hebat karena fragmen dari M protein dari Grup A streptococcus dengan struktur yang sama dengan bentuk dari sarkolema dibagian myocard dan juga kemudian dihubungkan lewat demam rematik dan terjadinya kerusakan pada katup jantung. Selain itu juga hal ini bisa mengakibatkan terjadinya akut glomerolunefritis akibat dari fungsi glomerulus yang mengalami gangguan akibat dari kompleks antigen-antibodi yang terbentuk.

Pemeriksaan Faringitis

Pemeriksaan yang dilakukan pada penyakit faringitis adalah pemeriksaan spatel lidah, kemudian terlihat amandel yang mengalami pembengkakan, hiperemis, dan juga detritus, bercak misalnya seperti foliel, lacuna serta membrane. Kelenjar dari submandibular yang megalami pembengkakan dan akan terasa nyeri jika ditekan apalagi jika terjadi pada anak-anak.

Pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah :

  1. Pemeriksaan biopsy
    Misalnya adalah jaringan untuk pemeriksaan yang bisa didapatkan dari saluran pernapasan misalnya sekitar faring dengan cara menggunakan teknik endoskopi. Jaringan ini kemudian akan diperiksa dengan cara menggunakan mikroskop untuk mengetahui dari adanya peradangan akibat dari bakteri atau juga akibat virus.
  2. Pemeriksaan sputum
    Pemeriksaan sputum mikroskopik, makroskopik, dan bakteriologik yang penting dalam diagnosis etiologi dari suatu penyakit. Selain itu, warna bau dan adanya darah merupakan salah sjatu penunjuk dari adanya suatu infeksi atau juga akibat infalamasi atau peradangan.
  3. Analisa gas darah
    Untuk membantu menilai fungsi dari pernapasan dengan lebih kuat, perlu juga mengetahui beberapa hal yang berada di luar paru misalnya adalah distribusi gas yang kemudian diangkut oleh system sirkulasi darah.

Penyakit faringitis yang penyebabnya adalah akibat serangan virus, maka cara yang bisa dilakukan adalah hanya dengan istirahat yang cukup, karena biasanya penyakit ini akan hilang dengan sendirinya. Dan selain itu juga dibutuhkan minum air yang banyak serta sebaiknya hindarilah jenis minuman yang mengandung alcohol tinggi.

Faringitis

Posted in Obat Faringitis | Tagged , , , , , , | Leave a comment